A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: imagejpeg(): gd-jpeg: JPEG library reports unrecoverable error:

Filename: helpers/captcha_helper.php

Line Number: 309

Berita Tata Ruang Kota Pekalongan

107 Bidang Tanah Akan Dibebaskan Untuk Pelebaran Jalan Penghubung Exit Tol

img

PEKALONGAN-Sebanyak 107 bidang tanah akan kembali dibebaskan
Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan untuk pelebaran jalan penghubung
exit tol yang saat ini tengah dibangun. Lahan yang akan dibebaskan
pada tahap kedua tersebut seluas 2,08 hektare.

Ke-107 bidang tanah yang akan dibebaskan tersebut berada di Kelurahan
Soko Duwet, Kecamatan Pekalongan Selatan dan Kelurahan Kalibaros,
Kecamatan Pekalongan Timur.

Kepala Bidang (Kabid) Penataan Ruang dan Pertanahan, Dinas Pekerjan
Umum dan Penataan Ruang (DPU-PR) Kota Pekalongan Khaerudin
menjelaskan, jalan penghubung exit tol akan dibangun sepanjang 3,32
kilometer yang terbagi dalam tiga segmen.

Dari kebutuhan lahan seluas 10 hektare, sampai dengan April tahun ini,
untuk segmen Ampera-Adi Sucipto (Soko Duwet) sepanjang 1,25 kilometer
sudah 100 persen dibebaskan. “Segmen Ampera-Adi Sucipto sepanjang 1,25
kilo meter dengan lebar 30 meter sudah selesai dibebaskan,” terangnya.

Sementara untuk segmen Ampera-Ir Sutami sudah dibebaskan pada tahun
2016 sepanjang 1,59 kilo meter. Namun lahan yang dibebaskan saat itu
baru selebar 20 meter. Begitu juga segmen Ir Sutami-Sutomo sepanjang
333 meter sudah dibebaskan pada tahun 2016. Namun yang dibebaskan juga
baru selebar 20 meter. “Karena itu, pada tahun 2018 akan dilakukan
pembebasan lahan tahap kedua, lahan selebar 10 meter di ruas Ampera-Ir
Sutami dan Ir Sutami-dr Sutomo,” jelasnya.

Lebih lanjut Khaerudin menjelaskan, pada tahun 2016 Pemkot Pekalongan
hanya berencana membebaskan lahan selebar 20 meter. Namun dalam
perkembangannya, upaya Pemkot Pekalongan melobi pemerintah pusat agar
pembangunan jalan penghubung exit tol ditanggung pemerintah pusat
membuahkan hasil.

Pemerintah pusat menyetujui pembangunan interchange ditanggung
pemerintah pusat, dengan catatan lebar jalan sesuai standar jalan
arteri, yakni 30 meter. “Sehingga lahan yang akan dibebaskan selebar
30 meter,” tambahnya.

Terkait hal itu, pada bulan Maret 2018, Tim Pengadaan Tanah Kota Pekalongan bersama
Kelurahan Kalibaros dan Sokoduwet, disaksikan kelompok tani dan
pemilik tanah sudah melaksanakan pengukuran tanah pada trase yang
terkena penambahan selebar 10 meter. Dari pengukuran itu, Tim
juga sudah menghitung luas tambahan yang terkena trase interchange.
Dari hasil pengukuran sementara terhadap 107 bidang lahan yang terkena
tambahan lebar 10 meter tersebut memiliki lebarnya bervariasi
antara sisi barat dan timur.

Hasil pengukuran yang sudah disepakati akan menjadi dasar pembuatan Peta Bidang dan Daftar Nominatif Tanah yang selanjutnya menjadi dasar bagi Appraisal untuk penentuan harga tanah.



Pekerjaan Umum 12

Belum ada komentar